Perspektif (Tentang Blok-Blok Alih Kelola Pertamina: ONWJ, Mahakam, Rokan)
Ada beberapa pihak yang meragukan kemampuan Pertamina dalam mengelola Blok Rokan. Mereka mencoba membandingkan dengan Mahakam yang produksinya turun setelah diambil alih Pertamina.
Menahan Penurunan Produksi Alih Kelola Blok Migas ke Pertamina
Ada yang nanya ke saya, “itu blok Rokan kalau dipegang Pertamina apa nggak makin turun nanti produksinya? Lihat itu sekarang – sejak lima tahun yang lalu saja sudah makin anjlok itu produksi Rokan. Apa nanti Pertamina mampu mengelolanya? Blok Mahakam aja pas dipegang Pertamina masih terus turun produksinya, ... Gimana ini?”
Piramida Kontroversi Freeport Papua (1)
Kontroversi kasus divestasi Freeport yang lagi rame akhir-akhir ini: urusannya bukan semata-mata mana yang benar mana yang salah, atau 1 + 1 = 2, tapi siapa yang punya kuasa dan siapa yang menanggung risikonya. Fakta dasar boleh sama, tapi “kebenaran” puncaknya bisa berbeda-beda. Sekali lagi: tergantung siapa yang punya kuasa. Seperti piramida.
Blok Mahakam: Mitos tentang Teknologi, Modal Besar dan Risiko Eksplorasi.
Ada yang berpikiran bahwa teknologi migas di Blok Mahakam saat ini sedemikian tingginya sehingga hanya dengan bantuan Total lah kita bisa meneruskan - menguasai operasi E&P migas di blok tersebut. Itu adalah pikiran yang sangat keliru, yang tidak seharusnya diungkapkan oleh orang-orang yang notabene dididik di institusi pendidikan tinggi teknologi paling tua dan terkemuka di Indonesia: ITB.
Catatan dari Diskusi di Rumah Alumni Tentang Blok Mahakam
Kita sudah mendengar sendiri dari salah satu bekas "jenderal" total yang mengomandani operasi E&P sekitar dua miliar kaki kubik gas sehari itu bahwa, "yang menguasai dan menjalankan segala kerumitan operasi canggih itu ya orang-orang Indonesia yang kebetulan dikasi stempel sebagai pegawai total, itu pun 70% – 80% gajinya dibayari rakyat lewat cost-recovery".